WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Desa Seponjen

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah, Ibu Solehah, warga Desa Seponjen.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi, Drs. Ishak Junid, sebagai wujud komitmen BAZNAS dalam memberikan respons cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik Ibu Solehah. Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerugian material yang dialami cukup besar karena rumah beserta sebagian harta benda tidak dapat diselamatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. Ishak Junid menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak serta menjadi penyemangat untuk bangkit kembali setelah musibah.

"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk kepedulian dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi. Kami juga mendoakan agar Ibu Solehah diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi cobaan ini," ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan, termasuk bantuan tanggap darurat bagi warga yang mengalami musibah, sebagai wujud nyata pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan bermanfaat bagi umat.

02/07/2026 | Kontributor: Diky Oktiawan, S.Pd
Respon Cepat BAZNAS Muaro Jambi untuk Korban Kebakaran di Desa Berembang

BAZNAS Muaro Jambi menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah, Bapak Apriyadi, warga RT 06 Desa Berembang, Kecamatan Sekernan, pada Senin (15/6/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap warga yang mengalami musibah kebakaran. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Muaro Jambi turut mendampingi Wakil Bupati Muaro Jambi, Juanidi H. Mahir, yang hadir langsung meninjau lokasi kebakaran dan menyerahkan bantuan kepada korban.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Muaro Jambi, perwakilan Dinas Sosial, Camat Sekernan, serta unsur pemerintah terkait lainnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik yang menghanguskan bagian dalam rumah milik Bapak Apriyadi. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun kerugian material yang dialami cukup besar.

Melalui bantuan yang diberikan, BAZNAS Muaro Jambi berharap dapat membantu meringankan beban korban dan memberikan dukungan moral agar keluarga yang terdampak dapat segera bangkit serta melanjutkan aktivitas seperti biasa.

 

BAZNAS Muaro Jambi terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi, khususnya dalam membantu warga yang mengalami musibah melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzakki.

15/06/2026 | Kontributor: Diky Oktiawan, S.Pd
Peletakan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Wujud Kepedulian BAZNAS dan Polres Muaro Jambi kepada Masyarakat

 

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, BAZNAS Muaro Jambi bersama Polres Muaro Jambi melaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Program Bedah Rumah Layak Huni bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bakung, Kecamatan Maro Sebo, untuk rumah milik Bapak Kiting.

Program bedah rumah ini merupakan wujud nyata sinergi dan kepedulian BAZNAS Muaro Jambi bersama Polres Muaro Jambi dalam membantu meningketatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penyediaan hunian yang layak dan aman bagi keluarga yang membutuhkan.

Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi, Kapolres Muaro Jambi beserta jajaran, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muaro Jambi, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program sosial dan kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, para pihak berharap program bedah rumah ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi Bapak Kiting dan keluarganya, serta menjadi inspirasi untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Muaro Jambi dan Polres Muaro Jambi berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengedepankan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

 
 
10/06/2026 | Kontributor: Diky Oktiawan, S.Pd
Ibu Marni Terima Bantuan BAZNAS Muaro Jambi Pasca Kebakaran Rumah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Ibu Marni, warga Sengeti yang terdampak musibah kebakaran rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik yang menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dan menimbulkan kerugian materi. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian pemilik rumah sedang berada di luar untuk beraktivitas.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, BAZNAS Muaro Jambi hadir menyalurkan bantuan guna membantu meringankan beban korban serta mendukung kebutuhan mendesak pascakebakaran. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat.

BAZNAS Muaro Jambi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi dan berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi keluarga korban untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala.

"Semoga Ibu Marni dan keluarga diberikan kesabaran, kekuatan, serta kemudahan dalam menghadapi ujian ini," ujar perwakilan BAZNAS Muaro Jambi.

 

 
 
06/06/2026 | Kontributor: Diky Oktiawan, S.Pd
BAZNAS Muaro Jambi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Muaro Kumpeh

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Muaro Jambi menyalurkan bantuan kepada Ibu Halimah, warga Kecamatan Muaro Kumpeh, yang rumahnya terdampak musibah kebakaran.

Peristiwa kebakaran tersebut diduga berasal dari kebocoran tabung gas yang kemudian memicu kobaran api hingga menghanguskan rumah korban. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material yang dialami korban cukup signifikan.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, BAZNAS Muaro Jambi menyalurkan bantuan guna membantu meringankan beban Ibu Halimah dan keluarganya.

Ketua BAZNAS Muaro Jambi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya korban bencana dan musibah.

“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga korban serta memberikan semangat untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” ujarnya.

 

BAZNAS Muaro Jambi berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program kemanusiaan dan kebencanaan sebagai wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat.

04/06/2026 | Kontributor: Diky Oktiawan, S.Pd

Berita Terbaru

Dasbord Pengumpulan ZIS-DSKL BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2025
Dasbord Pengumpulan ZIS-DSKL BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi terus menunjukkan kinerja positif dalam upaya pengumpulan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL). Berdasarkan data dasbor pengumpulan BAZNAS Muaro Jambi per 22 Oktober 2025, total penghimpunan dana ZIS-DSKL telah mencapai Rp 5.169.484.242,24, atau 72,8 persen dari target tahunan yang telah ditetapkan. Capaian ini menjadi bukti nyata kerja keras seluruh amil, unit pengumpul zakat (UPZ), serta dukungan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi yang terus mempercayakan pengelolaan zakatnya kepada BAZNAS. Ketua BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki dan donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. “Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pengelolaan zakat di BAZNAS Muaro Jambi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan profesionalitas dalam setiap aspek penghimpunan maupun penyaluran,” ujarnya. Selain itu, BAZNAS Muaro Jambi juga terus memperkuat sistem digitalisasi melalui dasbor pengumpulan ZIS-DSKL, yang berfungsi memantau perkembangan pengumpulan secara real-time. Sistem ini diharapkan dapat mendorong efisiensi serta akuntabilitas lembaga dalam mencapai target 100% penghimpunan di akhir tahun 2025. Dengan capaian 72,8% hingga Oktober ini, BAZNAS Muaro Jambi optimis mampu menuntaskan target tahunan dan memperluas manfaat zakat bagi masyarakat mustahik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta kemanusiaan.
BERITA27/10/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Peduli Sesama  BAZNAS Muaro Jambi Bantu Warga Terdapat Kebakaran Rumah di Desa Pematang Raman
Peduli Sesama BAZNAS Muaro Jambi Bantu Warga Terdapat Kebakaran Rumah di Desa Pematang Raman
Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh Ulu. Musibah kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu telah menghanguskan tiga unit rumah warga, menyebabkan kerugian material yang cukup besar bagi para korban. Penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi, Bapak Ishak Junid, bersama jajaran pengurus dan relawan. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada warga yang terdampak sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
BERITA24/10/2025 | Diky Oktiawan, S. Pd
Dukung Penanganan Stunting, BAZNAS Muaro Jambi Hadiri Launching Program “Stunting Berbakti”
Dukung Penanganan Stunting, BAZNAS Muaro Jambi Hadiri Launching Program “Stunting Berbakti”
BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah daerah menurunkan angka stunting dengan menghadiri kegiatan Launching Program Inovasi Daerah “Stunting Berbakti” yang digelar di Lapangan Pendopo Bukit Cinto kenang, Kantor Bupati Muaro Jambi Jumat, 17 Oktober 2025. Program “Stunting Berbakti” merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam penanganan stunting dengan tagline “Susu Telur untuk Anak Stunting”, yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak-anak penderita stunting melalui pemberian makanan bergizi dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan peluncuran tersebut dihadiri oleh Bupati Muaro Jambi beserta jajaran Forkopimda, OPD terkait, perwakilan lembaga sosial, dan para pemangku kepentingan, termasuk BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi yang berperan aktif dalam program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi, Kasmadi, S.H, menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah daerah dalam menciptakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “BAZNAS Muaro Jambi siap bersinergi dalam program penanganan stunting ini. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh elemen masyarakat dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Muaro Jambi,” ujar. Melalui sinergi ini, BAZNAS Muaro Jambi juga berkomitmen untuk terus menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mendukung program kesehatan dan gizi anak-anak di daerah rawan stunting. Dengan hadirnya program “Stunting Berbakti”, diharapkan akan tercipta generasi Muaro Jambi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat “Muaro Jambi Berbakti dan Peduli”.
BERITA17/10/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Tingkatkan Kapasitas Pengumpulan, BAZNAS Muaro Jambi Dapat Bimbingan Langsung dari BAZNAS RI
Tingkatkan Kapasitas Pengumpulan, BAZNAS Muaro Jambi Dapat Bimbingan Langsung dari BAZNAS RI
Dalam upaya memperkuat tata kelola dan optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi menerima kunjungan dan bimbingan langsung dari Tim BAZNAS Republik Indonesia pada kamis, 16 oktober 2025. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan pendampingan serta penguatan kapasitas pada bidang pengumpulan, agar BAZNAS Muaro Jambi semakin profesional, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan amanah umat. Dalam kegiatan tersebut, Tim BAZNAS RI memberikan arahan dan evaluasi terhadap strategi penghimpunan zakat di daerah, serta memberikan masukan terkait peningkatan kinerja, sinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan pengembangan inovasi layanan zakat digital. Ketua BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi, Kasmadi, S.H, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan dari BAZNAS RI. “Kami berterima kasih atas kunjungan dan bimbingan dari BAZNAS RI. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam penghimpunan zakat serta memperluas manfaat bagi mustahik di Kabupaten Muaro Jambi,”. Tim BAZNAS RI juga menyampaikan bahwa penguatan kapasitas pengumpulan di tingkat daerah merupakan bagian dari upaya nasional untuk memastikan setiap BAZNAS kabupaten/kota mampu menjadi lembaga pengelola zakat yang unggul dan terpercaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan BAZNAS Muaro Jambi dapat semakin optimal dalam menggerakkan potensi zakat di daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat.
BERITA16/10/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Implementasikan Green Economy, BAZNAS RI Luncurkan Buku Green Zakat Framework
Implementasikan Green Economy, BAZNAS RI Luncurkan Buku Green Zakat Framework
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan buku berjudul “Green Zakat Framework: Implementasi Green Economy di BAZNAS”, sebagai bagian dari upaya lembaga dalam mendorong inovasi pengelolaan zakat yang berorientasi pada keberlanjutan dan keseimbangan sosial-lingkungan. Peluncuran buku ini digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (13/10/2025), dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., ESG Group Head PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Rima Dwi Permata Sari, perwakilan LAZ, hingga para akademisi. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan, konsep Green Zakat mencerminkan peran zakat dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. Menurutnya, zakat bukan hanya tentang memberi, melainkan juga menghadirkan keberkahan dan pemerataan yang berdampak luas. “Keberlangsungan hidup masyarakat tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga ekosistem sosial. Green Zakat menjadi cara untuk menghadirkan kehidupan yang harmonis dan berkeadilan sosial. Nilai zakat harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, menciptakan keberlanjutan di bidang sosial dan lingkungan,” ujarnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, konsep Green Zakat juga sejalan dengan ajaran Al-Qur’an yang menekankan keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan rezeki yang diperoleh. Zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi sarana menjaga keseimbangan ekosistem, baik sosial maupun alam. “Ketika zakat dikelola dengan prinsip keberlanjutan, maka ia bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi juga alat menjaga lingkungan. Inilah wujud nyata dari green economy dalam perspektif Islam, yang mampu mengurangi risiko kelangkaan sumber daya dan menciptakan pemerataan kesejahteraan,” tambahnya. Kiai Noor juga menegaskan pentingnya Green Zakat sebagai upaya menyeimbangkan distribusi kekayaan dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Ia menilai, keberhasilan konsep ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar zakat benar-benar menjadi kekuatan ekonomi hijau yang berdampak sosial luas. “Selama distribusi kekayaan belum merata, maka ekonomi kita belum benar-benar hijau. Green Zakat harus menjadi gerakan bersama untuk menciptakan keseimbangan sosial dan keberlanjutan lingkungan,” tutupnya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., menjelaskan Green Zakat Framework merupakan panduan strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development). “Green Zakat Framework bukan sekadar dokumen teknis, tetapi arah gerak baru BAZNAS dalam menjembatani nilai-nilai Islam dan prinsip keberlanjutan. Pendekatan ini berangkat dari keyakinan bahwa tanggung jawab terhadap alam adalah bagian dari amanah kekhalifahan manusia,” ujar Zainulbahar. Menurutnya, zakat perlu ditempatkan tidak hanya sebagai solusi kemiskinan, tetapi juga sebagai instrumen menjaga keseimbangan kehidupan dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, setiap program zakat harus dirancang berbasis data, riset, serta inovasi digital untuk memastikan dampaknya selaras dengan prinsip green, fair, and sustainable. “Melalui Green Zakat Framework, kita ingin menegaskan bahwa zakat bukan hanya alat redistribusi, tetapi juga sarana rekonstruksi peradaban yang lebih adil. Inisiatif ini menandai pergeseran paradigma bahwa kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan adalah dua hal yang saling terkait,” lanjutnya. Dukungan terhadap inisiatif ini juga disampaikan oleh ESG Group Head PT Bank Syariah Indonesia (BSI), Rima Dwi Permata Sari. Ia menilai Green Zakat Framework menjadi tonggak penting dalam menghadirkan solusi Islam terhadap tantangan perubahan iklim dan ketimpangan sosial global. “Selama satu dekade terakhir, risiko perubahan iklim menjadi perhatian utama dunia. Kami percaya, Islam memiliki solusi atas setiap persoalan, termasuk isu lingkungan. Dari pemikiran sederhana itulah lahir ide Green Zakat Framework, yang kemudian dikembangkan bersama BAZNAS,” ungkap Rima. Rima menambahkan, inisiatif ini bahkan telah diperkenalkan di Markas Besar PBB, New York, pada April 2025, sebagai kontribusi Indonesia bagi dunia. Ia berharap implementasi Green Zakat dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh lembaga zakat dan perbankan syariah. “Green Zakat Framework ini bukan hanya kontribusi untuk Indonesia, tapi juga untuk dunia. Kami berkomitmen mengimplementasikannya bersama asosiasi bank syariah, serta menjadikannya bagian dari dakwah ekonomi Islam global,” tutupnya. Peluncuran buku Green Zakat Framework ini menjadi momentum penting dalam perjalanan BAZNAS RI untuk memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). Melalui integrasi nilai-nilai Islam dan prinsip green economy, BAZNAS berkomitmen menciptakan ekosistem zakat yang lebih hijau, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA14/10/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Kehadiran Ibu Saidah Sakwan Warnai Rakorda BAZNAS Provinsi Jambi 2025
Kehadiran Ibu Saidah Sakwan Warnai Rakorda BAZNAS Provinsi Jambi 2025
Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi Jambi Tahun 2025 berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi di Hotel Odua Weston, Kota Jambi, pada Senin 13 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, termasuk perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi. Rakorda tahun ini mengusung tema “Mendukung BAZNAS Menguatkan Asta Cita”, yang bertujuan memperkuat sinergi antar-BAZNAS di seluruh wilayah Provinsi Jambi dalam upaya meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional dan berdampak luas bagi masyarakat. Kehadiran Ibu Saidah Sakwan, Pimpinan BAZNAS RI, menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan kolaborasi strategis antara BAZNAS pusat dan daerah guna mencapai visi zakat yang berdaya guna dan berkeadilan. “BAZNAS di daerah harus menjadi ujung tombak pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat. Dengan sinergi dan komitmen bersama, zakat dapat menjadi kekuatan nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Ibu Saidah Sakwan. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program nasional pengelolaan zakat serta meningkatkan peran aktif dalam penanggulangan kemiskinan melalui berbagai program unggulan di daerah. Melalui Rakorda ini, diharapkan seluruh peserta mampu memperkuat koordinasi dan menyusun langkah strategis guna mengoptimalkan potensi zakat di Provinsi Jambi menuju masyarakat yang lebih sejahtera.
BERITA13/10/2025 | Diky Oktiawan, S. Pd
Sinergi Pengentasan Kemiskinan: Waka I BAZNAS Muaro Jambi Hadiri Rapat Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun 2025–2029 di Kantor Bapperida
Sinergi Pengentasan Kemiskinan: Waka I BAZNAS Muaro Jambi Hadiri Rapat Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun 2025–2029 di Kantor Bapperida
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi, Ali Yusni, S.E., menghadiri Rapat Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2025–2029 yang diselenggarakan di Kantor Bapperida Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menyusun arah kebijakan dan program terpadu untuk menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan di Kabupaten Muaro Jambi. Dalam rapat tersebut, BAZNAS Muaro Jambi hadir sebagai salah satu lembaga mitra pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam pengentasan kemiskinan berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui sinergi ini, diharapkan program bantuan dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS dapat terintegrasi dengan program pemerintah daerah. Waka I BAZNAS Muaro Jambi, Ali Yusni, S.E., menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan melalui program-program yang tepat sasaran, seperti bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu. “Sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam menanggulangi kemiskinan. Melalui perencanaan yang matang, kita bisa memastikan setiap program menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Ali Yusni. Rapat yang dihadiri oleh berbagai unsur OPD, lembaga sosial, dan instansi terkait ini juga membahas arah kebijakan serta target penurunan kemiskinan yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Muaro Jambi. Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Muaro Jambi.
BERITA10/10/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
BAZNAS Muaro Jambi Laksanakan Program Pendampingan dan Pelatihan Pegawai Syarak
BAZNAS Muaro Jambi Laksanakan Program Pendampingan dan Pelatihan Pegawai Syarak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi melaksanakan program Pendampingan dan Pelatihan Pegawai Syarak yang berlangsung di Desa Kedotan Kecamatan Sekernan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta peran pegawai syarak dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Muaro Jambi, Kasmadi, S.H., didampingi Wakil Ketua III, Zaenudin, serta Staf Pengumpulan, Fadhli AlMajri, M.Pd. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Muaro Jambi, Kasmadi, S.H., menyampaikan bahwa keberadaan pegawai syarak memiliki peran penting dalam mendukung syiar Islam dan pelayanan umat di tingkat desa. “Melalui pelatihan ini, diharapkan pegawai syarak semakin siap dan profesional dalam menjalankan amanahnya di tengah masyarakat,” ujarnya. Wakil Ketua III, Zaenudin, menambahkan bahwa program pendampingan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS Muaro Jambi dalam memperkuat sumber daya manusia di bidang keagamaan. Sementara itu, Fadhli AlMajri, M.Pd., selaku Staf Pengumpulan, menekankan pentingnya sinergi antara pegawai syarak dan BAZNAS dalam membangun kesadaran zakat serta pelayanan umat secara menyeluruh. Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Desa Kedotan, yang berharap pendampingan dan pelatihan serupa dapat terus berlanjut sehingga pegawai syarak semakin mampu menjalankan tugas dengan baik.
BERITA17/09/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional
Rakernas UPZ BAZNAS 2025 Hasilkan 10 Rekomendasi Perkuat Tata Kelola ZIS Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menggelar Rapat Kerja (Raker) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat nasional pada 9-10 September 2025 di Bogor, dengan menghasilkan sepuluh rekomendasi untuk memperkuat peran UPZ sebagai mitra utama BAZNAS dalam tata kelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara nasional. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta dihadapan seluruh perwakilan UPZ BAZNAS. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, jajaran Pimpinan BAZNAS RI, juga penerima BAZNAS Award 2025. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP menegaskan kegiatan Rakernas UPZ BAZNAS ini dalam rangka merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan ZIS. "Kami harap resolusi ini bukan sekadar kata-kata, tetapi bagaimana ini menjadi langkah kita untuk tata kelola ZIS nasional yang berdampak dan berkelanjutan," kata Haji Mo, Rabu (10/9/2025). Melalui kegiatan ini, Haji Mo menegaskan, BAZNAS ingin memastikan pengelolaan zakat mampu menjawab tantangan sosial-ekonomi dengan lebih efektif. Karena itu, pihaknya mendorong UPZ agar semakin kompeten, berdampak nyata, dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi umat. "Kami juga berpesan kepada para amil di seluruh Indonesia untuk menjaga nama baik BAZNAS karena UPZ menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi layanan zakat bagi pegawai di lingkungan instansi masing-masing,” imbuhnya. Berikut 10 Rekomendasi Rapat Kerja (RAKER) UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025: 1. Mendorong penguatan profesionalisme UPZ melalui kebijakan pengembangan dan peningkatan kapasitas dan kompetensi Amil melalui sertifikasi Amil Zakat; 2. Memperkuat kelembagaan dan kedudukan BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah non-struktural (LNS) serta mewujudkan terintegrasinya UPZ BAZNAS tingkat nasional dengan segala elemen yang mendukung ekosistem pengelolaan zakat; 3. Mendorong transformasi digital dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan melalui SIMBA UPZ; 4. Mendorong pimpinan di kementerian, lembaga, BUMN dan Swasta di masing-masing lembaga/instansinya untuk memberikan penguatan dalam aspek perencanaan, pengumpulan, penyaluran, dan pelaporan; 5. Mendorong peningkatan pengumpulan ZIS UPZ BAZNAS tingkat nasional tahun 2026 untuk mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045; 6. Memberikan prioritas dan penguatan kolaborasi program penyaluran ZIS-DSKL untuk program yang berdampak dan berkelanjutan seperti pemberdayaan ekonomi, beasiswa dan program lainnya; 7. Memasukkan branding BAZNAS dalam setiap media komunikasi UPZ dan melibatkan BAZNAS dalam agenda peresmian program di UPZ ; 8. Menguatkan penataan prosedur perencanaan, standar layanan, pelaporan dan pengelolaan zakat melalui implementasi Perbaznas No 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat; 9. Menjunjung penegakan kode etik amil, memperkuat pengendalian internal serta menjaga netralitas; 10. Berpartisipasi aktif menghadiri setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI dalam rangka menindaklanjuti hasil Rekomendasi RAKER UPZ BAZNAS Tingkat Nasional Tahun 2025.
BERITA11/09/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Distribusikan 25.000 Liter Air dan Makanan Siap Saji Untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Distribusikan 25.000 Liter Air dan Makanan Siap Saji Untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama desainer sekaligus public figure, Ivan Gunawan (Igun), mendistribusikan bantuan tahap pertama berupa 25.000 liter air bersih dan 800 porsi makanan siap saji (Hotmeals) yang dilaksanakan pada 1–2 September 2025 di wilayah Gaza, Palestina. Distribusi air dilakukan di lima titik strategis, yakni Abu Hasirah Port, Al Sheikh Radwan, Al Rasheed, Palestine Stadium, dan Al Moataz Tower. Dari penyaluran tersebut, sedikitnya 1.562 jiwa menerima manfaat dengan rata-rata 16 liter air per orang. Sementara itu, distribusi makanan siap saji dilakukan di Palestine Kamp dan Al Ikhwa Kamp, menjangkau 800 penerima manfaat. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, air bersih dan makanan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air bersih, saudara-saudara kita di Gaza menghadapi ancaman kesehatan dan kelangsungan hidup yang serius. Begitu pula makanan, yang menjadi energi untuk bertahan di tengah situasi darurat. Alhamdulillah, berkolaborasi dengan Ivan Gunawan, BAZNAS dapat mendistribusikan air bersih dan makanan ini,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (3/9/2025). Ia menambahkan, distribusi ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan, tetapi juga bukti nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap Palestina. “Setiap liter air dan setiap paket makanan yang sampai ke tangan mereka adalah bentuk kasih sayang masyarakat Indonesia. Ini adalah ikhtiar bersama untuk meringankan penderitaan yang mereka alami,” ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS akan terus berkomitmen melanjutkan program ini secara bertahap agar semakin banyak masyarakat Gaza yang bisa merasakan manfaatnya. “Insya Allah distribusi air bersih dan makanan akan terus berlanjut. BAZNAS berkomitmen memberikan laporan secara berkala agar masyarakat Indonesia dapat menyaksikan langsung bahwa amanah mereka benar-benar sampai kepada yang berhak. Terima kasih kepada Ivan Gunawan dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan infak kemanusiannya melalui BAZNAS,” tuturnya. Semntara itu, Ivan Gunawan melalui akun Instagram miliknya menyampaikan rasa syukur atas tersalurnya bantuan tahap pertama. “Saya ingin menginformasikan bahwa sumbangan tahap pertama dari event Love Hope for Humanity sudah sampai diterima oleh sahabat-sahabat kita di Gaza,” ungkap Ivan. Ivan juga mengumumkan rencananya untuk turun langsung menyalurkan bantuan berikutnya. “Insya Allah tanggal 8 nanti saya akan langsung memberikan santunan atau sumbangan kalian lewat Mesir. Doakan insya Allah saya diberikan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan menuju Mesir nanti,” ujarnya. Lebih lanjut, Ivan menegaskan, bantuan ini adalah simbol cinta dan kepedulian yang tidak mengenal batas. “Di tengah reruntuhan dan luka yang belum sembuh, setetes harapan hadir dalam bentuk bantuan yang insyaAllah mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina,” kata Ivan.
BERITA03/09/2025 | Diky Oktiawan, S. Pd
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga sosial Mesir, Mishr Al Kheir Foundation, kembali menyalurkan 15.000 paket bantuan bahan pokok untuk warga Palestina di Gaza, yang dikirimkan menggunakan 10 truk melalui jalur darat menuju perbatasan Rafah. Adapun 10 truk yang mengangkut bantuan ini diberangkatkan dalam dua tahap, yakni 5 truk pada 19 Agustus 2025 dari Kairo dan 5 truk lainnya pada 28 Agustus 2025. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza di tengah blokade dan keterbatasan akses. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS terus berupaya memberikan bantuan bagi rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. “Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Mishr Al Kheir, 15.000 paket bantuan bisa kita kirimkan, dan semoga tidak ada kendala pengiriman. Mudah-mudahan bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Selasa (2/9/2025). Kiai Noor menegaskan, bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia ini merupakan amanah yang harus benar-benar sampai kepada warga Gaza yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan keberkahan dari donasi masyarakat Indonesia bisa dirasakan secara luas oleh rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI yang saat ini berada di Mesir, Faisal Qosim, Lc., menjelaskan, tim BAZNAS RI bersama KBRI Kairo melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengiriman sampai ke check point pertama di Nafaq, memasuki terowongan Laut Merah menuju El Arish dan Rafah. “Mulai dari titik ini, kawasan sudah masuk kategori red zone sehingga tidak ada pihak tanpa izin yang boleh masuk. Nantinya 10 truk bantuan ini akan bergabung dengan konvoi nasional sebanyak 5.000 truk yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial Republik Arab Mesir,” terang Faisal.
BERITA02/09/2025 | Diky Oktiawan, S. Pd
MK Tolak Gugatan UU Pengelolaan Zakat
MK Tolak Gugatan UU Pengelolaan Zakat
Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat yang diajukan oleh Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Forum Zakat dan Arif Rahmadi Haryono dalam Perkara 97/PUU-XXII/2024, juga menolak permohonan yang diajukan oleh Muhammad Jazir dan Indonesia Zakat Watch dalam Perkara 54/PUU-XXIII/2025 Dalam amar putusannya, MK menyatakan bahwa permohonan para Pemohon tidak beralasan menurut hukum, sehingga ketentuan dalam UU 23/2011 tetap berlaku. MK juga menegaskan bahwa BAZNAS bukan lembaga superbody sebagaimana didalilkan para Pemohon, melainkan bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Pemerintah. Lebih lanjut, MK memerintahkan DPR bersama Pemerintah untuk melakukan revisi UU Pengelolaan Zakat paling lambat dalam waktu dua tahun, guna memperkuat tata kelola zakat di Indonesia. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, sebagaimana dibacakan dalam sidang pembacaan putusan perkara No. 97/PUU-XXII/2024 dan No. 54/PUU-XXIII/2025 pada tanggal 28 Agustus 2025 Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menyampaikan apresiasi atas putusan tersebut. “BAZNAS menghormati dan menyambut baik keputusan MK. Putusan ini menegaskan kembali kedudukan UU 23/2011 sebagai landasan hukum yang sah bagi pengelolaan zakat di Indonesia, sekaligus memberi arah untuk perbaikan melalui revisi undang-undang agar lebih adaptif, akuntabel, dan berkeadilan,” ujarnya. Putusan MK juga menekankan pentingnya penguatan unified system dalam pengelolaan zakat, yaitu sistem terintegrasi secara nasional yang memastikan koordinasi efektif antar-lembaga, baik pusat maupun daerah. Sistem ini akan menjamin transparansi, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan zakat sesuai prinsip syariah dan hukum positif Indonesia. Selain itu, MK juga mendorong penerapan prinsip good amil governance sebagai pedoman tata kelola bagi seluruh lembaga pengelola zakat, agar tetap profesional, kredibel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. BAZNAS memandang arahan MK ini sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, LAZ, serta seluruh pemangku kepentingan. “Kami siap berkontribusi aktif dalam proses revisi undang-undang, dengan tetap berlandaskan prinsip good zakat governance dan semangat kolaborasi demi tercapainya kesejahteraan masyarakat melalui zakat,” tambahnya. Dengan adanya putusan ini, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat, muzaki, mustahik, dan lembaga pengelola zakat untuk bersama-sama menjaga kepercayaan publik dan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.
BERITA28/08/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Rakornas 2025, BPS: BAZNAS Berperan Strategis Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
Rakornas 2025, BPS: BAZNAS Berperan Strategis Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memiliki peran strategis dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Berkolaborasi dengan BAZNAS RI untuk penyaluran bantuan sangat penting, agar tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh para mustahik. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti saat menjadi pemateri pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS hari kedua, Rabu (27/08/2025). Menurut Amalia, jumlah penduduk Indonesia per 8 Agustus 2025 tercatat sebanyak 286,8 juta dengan tingkat kemiskinan sebesar 23,85 juta orang. Jumlah masyarakat miskin terbesar berada di pulau jawa, antara lain Jawa Timur sebanyak 3,87 juta orang masuk da?am kategori miskin, Jawa Barat 3,6 juta orang miskin, Jawa Tengah 3,3 juta orang miskin, kemudian Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur. “Jika dijumlahkan ada 13,13 juta orang atau sekitar 55 persen dari penduduk miskin di Indonesia ada di 5 Provinsi tersebut,” kata Amalia di Jakarta, Rabu (27/8/2025). Menurut Amalia, berdasarkan survei yang dilakukan, mayoritas penduduk miskin ini berasal dari keluarga yang putus sekolah atau memiliki kepala rumah tangga yang hanya lulusan SD. Salah satunya bekerja di sektor pertanian sebesar 45,67 persen, dan yang lain bekerja di sektor informal sehingga tidak memiliki jaminan kesehatan. “Jadi pendidikan itu penting utuk menjamin tingkat kesejahteraan sebuah keluarga,” kata Amalia. Karena itu, Presiden Prabowo mendirikan sekolah rakyat yang memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin agar tidak putus sekolah. Dengan harapan, pendidikan ini akan mampu memutus garis kemiskinan pada keluarga miskin tersebut. “Ini salah satu proses pemutusan rantai kemiskinan, jadi betapa pendidikan itu penting untuk menjamin kesejahteraan rumah tangga di generasi berikutnya,” jelas Amalia. Amalia menambahkan, BPS juga menawarkan kerja sama dengan BAZNAS melalui data tunggal kesejahteraan (DTSEN). Melalui kerja sama ini, harapan penyaluran bantuan akan benar-benar tepat sasaran karena BPS memiliki data masyarakat miskin dan BAZNAS yang akan terjun langsung menyalurkan bantuan kepada para mustahik yang berhak menerima. “Kalau kolaborasi ini terjadi maka ini menjadi bagian penting proses pemutakhiran DTSEN yang bisa kita lakukan bersama-sama dan Bapak/Ibu bisa manfaatkan untuk melihat dan memetakan di mana orang miskin itu berada, siapa, sudahkah dia mendapatkan bantuan atau belum, kita bisa petakan bersama-sama menggunakan DTSEN ini,” kata Amalia. Terakhir dia menambahkan, ada 4 barang komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan yakni beras, telur ayam, daging ayam, dan mie instan. “Jadi kalau mau mengintervensi, membantu untuk meringankan beban orang miskin, berdasarkan survei kami 4 komoditas ini yang memang memberikan kontribusi kepada mereka,” ungkap Amalia.
BERITA27/08/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Optimalkan Dana ZIS, BAZNAS RI Luncurkan UPZ Desa Seluruh Indonesia
Optimalkan Dana ZIS, BAZNAS RI Luncurkan UPZ Desa Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa seluruh Indonesia mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS). UPZ Desa merupakan satuan organisasi yang dibentuk oleh BAZNAS untuk membantu pengumpulan zakat baik di lingkungan desa maupun kelurahan. Peluncuran UPZ Desa dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan BAZNAS Award 2025 dengan tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung ASTACITA”, di Jakarta, Selasa (26/08/2025). "Pada hari ini kita luncurkan UPZ Desa seluruh Indonesia dalam rangka untuk mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar betul-betul sesuai dengan tiga prinsip Aman BAZNAS, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," kata Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA. Kiai Noor menambahkan, kehadiran UPZ Desa seluruh Indonesia memiliki dampak yang sangat besar bagi pengelolaan zakat di Indonesia. Hingga saat ini, kata Kiai Noor, telah terdaftar sebanyak 2.536 UPZ kecamatan, 12.728 UPZ desa/kelurahan, dan 41.504 UPZ masjid “Semua UPZ tersebut mempunyai tugas untuk menghimpun dan mengelola dana ZIS,” kata Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, potensi penghimpunan UPZ Desa juga sangat besar karena masih banyak desa atau kelurahan di seluruh Indonesia, yang akan dibentuk UPZ. Sehingga diharapkan dapat terus mengoptimalkan perannya agar semakin banyak umat terlayani dalam melaksanakan zakat dan semakin banyak mustahik yang menerima manfaat. "Dengan adanya Rakornas dan BAZNAS Award 2025, kami berharap seluruh UPZ dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, sehingga dapat memberikan kebermanfaatan nyata bagi umat," pungkasnya.
BERITA26/08/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
BAZNAS RI Luncurkan AAZRI, Perkuat Peran Amil Demi Optimalisasi Potensi Zakat Nasional
BAZNAS RI Luncurkan AAZRI, Perkuat Peran Amil Demi Optimalisasi Potensi Zakat Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI), sebagai upaya memperkuat peran amil dari pusat hingga desa. Penguatan peran amil diharapkan dapat mengoptimalkan potensi zakat nasional, guna mendukung pencapaian program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Peluncuran AAZRI dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Acara tersebut dihadiri Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, serta diikuti 1.200 peserta dari BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. mengatakan, pembentukan AAZRI merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memperkuat peran amil sekaligus mendukung pencapaian program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. "Hari ini, BAZNAS meresmikan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) dari pusat hingga desa. Jika tiap desa ada lima amil, dikalikan 80 ribu desa, jumlahnya sekitar 400 ribu amil. Ditambah yang ada di kota dan provinsi, total bisa mencapai satu juta amil," ujar Kiai Noor. Ia menambahkan, ide pembentukan AAZRI ini lahir melalui konsultasi dengan Menteri Agama RI. Menurutnya, semakin banyak jumlah amil zakat, semakin besar pula peluang pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah di masyarakat. "Target yang sudah ditetapkan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), insya Allah Rp66 triliun akan kita capai pada tahun 2026. Syukur nanti terus meningkat, karena seperti disampaikan Pak Menteri, masih banyak sumber dana zakat yang belum kita raih. Dengan semakin banyaknya amil, akan semakin banyak pula orang yang bekerja mengumpulkan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya," ungkapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan, AAZRI tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi juga sarana penguatan kapasitas dan integritas para amil di seluruh Indonesia. Dengan keberadaan AAZRI, diharapkan mampu menggerakkan potensi besar zakat di Indonesia agar lebih optimal dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat. "Insya Allah mudah-mudahan ini menjadi bagian yang tak terpisahkan bagaimana kita semuanya berperan aktif dalam rangka untuk mendukung Asta Cita," ucap Kiai Noor. Sementara, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang hadir dalam acara tersebut, turut menyambut baik peluncuran AAZRI. Menurutnya, langkah BAZNAS membentuk asosiasi amil zakat akan memberikan dampak besar bagi kemajuan bangsa. "AAZRI ini diperkirakan jumlahnya mencapai 1 juta orang. Jika hal itu tercapai, dan masing-masing amil mampu mengumpulkan dana Rp10 juta, berarti akan terkumpul Rp10 triliun. Dana tersebut akan langsung digunakan untuk kepentingan masyarakat di daerah-daerah," kata Muzani. Ia menilai kerja para amil zakat merupakan pekerjaan yang sangat mulia dan memiliki nilai strategis dalam membangun bangsa. "Oleh karena itu, pekerjaan ini adalah pekerjaan yang mulia, luhur, dan luar biasa. Inilah pahlawan-pahlawan Indonesia menjelang 100 tahun Republik Indonesia," tegasnya. Muzani juga menambahkan, apa yang dilakukan BAZNAS merupakan bentuk nyata pemanfaatan otoritas negara untuk membantu rakyat dan mempercepat pencapaian tujuan negara dalam menyejahterakan rakyat. “Apa pencapaian tujuan bernegara itu? negara yang kuat, bukan hanya karena tentaranya atau polisinya yang kuat, melainkan juga karena rakyatnya kuat: rakyat tanpa utang, rakyat yang sehat, rakyat yang kenyang, dan rakyat yang memiliki pekerjaan,” ucap Muzani.
BERITA26/08/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Rakornas BAZNAS 2025, Ketua MPR Apresiasi Peran BAZNAS Melindungi Rakyat Kecil
Rakornas BAZNAS 2025, Ketua MPR Apresiasi Peran BAZNAS Melindungi Rakyat Kecil
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani mengapresiasi peran BAZNAS RI yang selama ini telah membantu negara dalam melindungi fakir miskin dan mereka yang membutuhkan kehadiran negara. Hal tersebut disampaikan Muzani saat memberikan sambutan pada acara rapat kerja nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). “Siapa yang bertanggung jawab mengurus fakir, miskin, anak terlantar, kesehatan rakyat, usaha ekonomi kecil? menurut UUD yang bertanggung jawab untuk mengurus mereka adalah negara,” kata Muzani. Muzani menjelaskan, bentuk negara dalam menjalankan tanggungjawabnya melindungi dan memelihara fakir miskin adalah dengan dua cara. Pertama, melalui dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan program-program pemerintah. Kedua, negara membentuk lembaga-lembaga dan memberi mandat untuk membantu fakir miskin, termasuk salah staunya adalah BAZNAS melalui kewenangannya mengelola dana zakat. “BAZNAS adalah lembaga yang diberi mandat oleh negara untuk mengurus mereka. Apa yang dilakukan BAZNAS adalah untuk membantu negara dalam upaya mempercepat pencapaian-pencapaian tujuan bernegara,” terangnya. Muzani menambahkan, tujuan bernegara bukan hanya menjadikan negara kuat dengan memiliki pasukan tentara dan polisi yang kuat, melainkan memiliki rakyat yang merdeka dan terbebas dari kemiskinan. “Negara ini akan kuat, bukan hanya tentaranya yang kuat, bukan hanya polisinya yang kuat, tapi selain polisi yang kuat tentara yang kuat juga diperlukan adalah rakyat yang tanpa hutang, rakyat yang sehat, rakyat yang kenyang, rakyat yang punya pekerjaan dan rakyat yang dompetnya tebal,” tegas dia. “BAZNAS bagian dari itu tunggung jawabanya, karena itu Rapat Kerja Nasional pada hari ini adalah upaya bagaimana menguatkan BAZNAS dalam program Astacita menuju Indonesia merdeka,” tambahnya. Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Dr. Fadlul Imansyah, S.E., M.M., CIFP., serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
BERITA26/08/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Sukseskan Asta Cita, Menag RI Buka Rakornas BAZNAS 2025
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Forum tahunan ini mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan Rakornas BAZNAS menjadi momentum penting dan tepat untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita yang diharapkan bisa memberi dampak langsung dan nyata pada kesejahteraan yang merata bagi umat. “Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita terwujud melalui berbagai program nyata yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif dan berkeadilan. “Melalui Rakornas ini, kita meneguhkan tekad bahwa BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk memastikan zakat benar-benar menjadi pilar yang menopang pencapaian Asta Cita serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan visi Indonesia Emas 2045,” ucap Kiai Noor. Ia menambahkan, BAZNAS berhasil menunjukkan kinerja penghimpunan yang meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, zakat semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai instrumen keadilan sosial. “Penghimpunan zakat nasional naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun di 2024. Di tingkat pusat, pengumpulan meningkat dari Rp517 miliar pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun pada 2025,” ucap Kiai Noor. Pada kesempatan itu, Kiai Noor juga mengungkapkan, jumlah muzaki terus bertambah hingga mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024. Ia menilai, angka tersebut mencerminkan peningkatan kesadaran berzakat di tengah masyarakat. Selain itu, kata Kiai Noor, BAZNAS memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM amil, serta penguatan koordinasi nasional. Terlebih, lanjutnya, Indeks Zakat Nasional (IZN) kini sudah diakui sebagai salah satu indikator pembangunan daerah oleh Bappenas. BAZNAS juga tercatat aktif di level internasional, terutama dalam kontribusi kemanusiaan untuk Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun sebanyak Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza. “Kita patut bangga karena logo BAZNAS kini dikenal di kancah internasional sebagai simbol kepedulian bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor. Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada berbagai pihak, mulai dari BAZNAS daerah, lembaga amil zakat (LAZ), tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Menurut Kiai Noor, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat bagi semua elemen penggerak zakat. “Harapan besar dari Rakornas ini adalah lahirnya langkah-langkah konkret yang semakin memajukan pengelolaan zakat di Indonesia. Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi bagian dari gotong royong bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan,” tegasnya. Rakornas kali ini juga menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan BAZNAS periode 2020–2025. Kiai Noor menyampaikan agar estafet kepemimpinan berikutnya tetap menjaga dan mengembangkan inovasi yang telah dibangun. “Kami memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan berikutnya dapat membawa BAZNAS semakin kokoh dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat serta pembangunan bangsa,” pungkasnya. Hadir dalam Rakornas BAZNAS 2025, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, serta Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. KH. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S, M.Ec, Ph.D., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI saat ini dijabat oleh Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA26/08/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
BAZNAS Muaro Jambi Laksanakan Sosialisasi kepada Guru-Guru di SD 119/IX Kedotan
BAZNAS Muaro Jambi Laksanakan Sosialisasi kepada Guru-Guru di SD 119/IX Kedotan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi kembali menggiatkan program edukasi dan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah. Kali ini, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di SD 119/IX Kedotan, Kecamatan Sekernan, dengan fokus utama kepada para guru sebagai bagian dari peningkatan pemahaman dan peran tenaga pendidik dalam pengelolaan zakat secara syar’i dan profesional. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Muaro Jambi mengirimkan dua perwakilan pimpinan, yaitu Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II, untuk menyampaikan materi sosialisasi secara langsung. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen BAZNAS dalam memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dasar zakat, mekanisme pengumpulan dan pendistribusian zakat melalui BAZNAS, serta pentingnya peran guru sebagai agen edukasi dan teladan dalam membangun kesadaran zakat di lingkungan sekolah dan masyarakat. Wakil Ketua I BAZNAS Muaro Jambi, Ali Yusni, SE. dalam sambutannya menyampaikan bahwa guru memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan kesadaran sosial anak-anak, sehingga pemahaman guru terhadap zakat sangat penting untuk ditularkan kepada peserta didik. "Kami berharap melalui kegiatan ini, para guru dapat menjadi mitra kami dalam menyampaikan nilai-nilai zakat kepada generasi muda, serta menjadi bagian dari gerakan zakat yang lebih kuat di Muaro Jambi," ujar beliau. Kepala SD 119/IX Kedotan, menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke sekolah-sekolah lain di wilayah Muaro Jambi. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara guru dan narasumber dari BAZNAS, yang membahas berbagai pertanyaan praktis seputar zakat profesi, zakat penghasilan, dan bagaimana menyalurkan zakat secara resmi melalui BAZNAS. Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Muaro Jambi berharap akan tercipta pemahaman yang lebih luas dan partisipasi aktif dari para pendidik dalam mendukung gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan.
BERITA22/08/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Wujud Kepedulian, BAZNAS Muaro Jambi Salurkan Bantuan Pasca Kebakaran di Desa Penyengat Olak
Wujud Kepedulian, BAZNAS Muaro Jambi Salurkan Bantuan Pasca Kebakaran di Desa Penyengat Olak
BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada warga korban kebakaran rumah di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota, pada Senin, 19 Agustus 2025. Musibah kebakaran yang menimpa salah satu rumah warga tersebut mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Muaro Jambi bergerak cepat memberikan bantuan darurat berupa bantuan dana untuk meringankan beban korban. Ketua BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzakki dan munfiq yang menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. “Bantuan ini kami serahkan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BAZNAS Muaro Jambi. Semoga bisa sedikit meringankan beban keluarga korban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujarnya. Selain itu, BAZNAS Muaro Jambi juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan begitu, dana umat dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas serta menjadi penguat solidaritas sosial, khususnya saat terjadi musibah dan bencana.
BERITA19/08/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Tingkatkan Literasi Zakat, BAZNAS Muaro Jambi Gelar Sosialisasi di MIS Nurul Insan Desa Sarang Burung
Tingkatkan Literasi Zakat, BAZNAS Muaro Jambi Gelar Sosialisasi di MIS Nurul Insan Desa Sarang Burung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi kembali melakukan kegiatan edukatif dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Kegiatan kali ini berupa sosialisasi yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Insan, Desa Sarang Burung, pada Rabu, 30 Juli 2025. BAZNAS Muaro Jambi diwakili oleh Wakil Ketua I, Ali Yusni, SE, Wakil Ketua II, Drs. Ishak Junid, serta Murtadon, S.Pd. Kehadiran para pimpinan BAZNAS ini disambut dengan antusias oleh para guru. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Muaro Jambi menyampaikan peran penting zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan penanggulangan kemiskinan. Selain itu, siswa dan guru juga diedukasi mengenai fungsi serta program-program yang dijalankan oleh BAZNAS Muaro Jambi, baik di bidang pendidikan, sosial kemanusiaan, kesehatan, maupun ekonomi produktif. Wakil Ketua I BAZNAS Muaro Jambi, Ali Yusni, SE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan zakat yang lebih baik. "Kami berharap, sejak usia dini, anak-anak sudah memahami arti penting zakat dan memiliki kepedulian terhadap sesama," ujarnya. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Muaro Jambi untuk terus menjangkau berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, guna membangun literasi zakat yang kuat dan berkelanjutan. BAZNAS Muaro Jambi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA31/07/2025 | Diky Oktiawan, S.Pd
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Muaro Jambi.

Lihat Daftar Rekening →